Kamu itu seperti hujan
yang merahimkan makna sunyi
yang tak kan pernah mampu kupuisikan dengan aksaraku
Bahkan sampai saat ini aku masih menyimpan senyum mu di kepalaku,
dan ingatan tentang jemari dan segelas kopi pun masih jelas terekam
Setelahnya, aku memasuki belantara khayal
dimana senyum mu tak lagi menjadi asing
dan suara-suara tentangmu semakin rimbun
Mungkin masih ada jejak kata yang tak selesai, ketika aku kamu jatuh ke dalam sungai-sungai rindu
karena sampai saat ini aku terus saja masih menggigil
Senja...
BalasHapus